Pelajaran 6 dari 104 menitdiperiksa
Jenis order: market, limit, dan stop
TujuanSetelah pelajaran ini Anda bisa membedakan order market, limit, dan stop serta memahami kapan masing-masing dipakai.
Saat membuka posisi, ada beberapa cara order dijalankan. Pelajaran ini menjelaskan tiga jenis order yang paling sering dipakai pemula.
Order market adalah perintah untuk membuka atau menutup posisi segera pada harga yang tersedia saat itu. Harga eksekusi bisa sedikit berbeda dari harga yang terlihat karena pasar bergerak cepat. Perbedaan ini disebut slippage dan wajar terjadi.
Order market cocok saat Anda ingin masuk atau keluar tanpa menunggu harga tertentu. Namun, order ini tidak menjamin harga persis seperti yang tampil di layar. Pastikan Anda sudah memahami risiko sebelum memakainya.
Order limit
Order limit adalah perintah untuk membuka posisi pada harga yang Anda tentukan sendiri. Order ini akan menunggu sampai harga menyentuh level tersebut. Jika harga tidak pernah mencapai level itu, order tidak tereksekusi.
Order limit berguna saat Anda ingin masuk di harga yang lebih menguntungkan. Anda bisa mengatur level berdasarkan support atau resistance yang terlihat di grafik. Sabar menunggu adalah kunci memakai order ini.
Order stop
Order stop adalah perintah yang aktif setelah harga menyentuh level tertentu. Order ini sering dipakai untuk membatasi kerugian lewat stop loss. Order stop juga bisa dipakai untuk masuk posisi saat harga menembus level penting.
Berbeda dengan limit, order stop mengikuti arah pergerakan harga. Saat level tersentuh, order berubah menjadi order market. Karena itu, harga eksekusinya bisa bergeser sedikit dari level yang ditetapkan.
Kaitan dengan ukuran posisi
Jenis order hanya mengatur cara masuk atau keluar. Besar kecilnya posisi diatur terpisah lewat ukuran lot. Pada saham, satu lot mewakili jumlah lembar tertentu yang ditetapkan bursa. Pada forex, ukuran lot berkaitan dengan jumlah unit mata uang yang diperdagangkan.
Menghitung ukuran lot berarti menyesuaikan nilai posisi dengan modal dan risiko yang Anda siap tanggung. Nilai satu pip juga ikut berubah sesuai ukuran lot. Semakin besar lot, semakin besar pula fluktuasi nilai akun Anda.
Leverage memperbesar daya beli, tetapi juga memperbesar kerugian. Jangan menghitung lot hanya dari leverage. Hitunglah dari jarak stop loss dan risiko yang bisa Anda terima.
Banyak pemula memakai order market saat pasar sedang sangat bergejolak tanpa memeriksa spread. Akibatnya harga eksekusi jauh dari perkiraan.
Kata bergaris titik-titik membuka penjelasannya di kamus.
Cek pemahaman
Jawab dalam kepala dulu, lalu buka jawabannya.
Apa perbedaan utama order market dan order limit?
JawabanOrder market langsung dieksekusi pada harga yang tersedia. Order limit menunggu sampai harga menyentuh level yang ditentukan.
Kapan order stop biasanya dipakai?
JawabanOrder stop dipakai untuk membatasi kerugian atau masuk posisi saat harga menembus level tertentu.