Pelajaran 4 dari 104 menitdiperiksa
Cara membaca candlestick
TujuanSetelah pelajaran ini Anda bisa membaca arti badan dan sumbu pada satu candlestick serta membedakan lilin naik dan turun.
Candlestick adalah cara ringkas untuk melihat pergerakan harga dalam periode tertentu. Setiap lilin memberi informasi tentang pembukaan, penutupan, tertinggi, dan terendah.
Setiap candlestick memiliki badan dan sumbu. Badan adalah bagian tebal yang menghubungkan harga pembukaan dan penutupan. Sumbu adalah garis tipis di atas dan di bawah badan yang menunjukkan harga tertinggi dan terendah.
Harga pembukaan adalah harga pertama pada periode tersebut. Harga penutupan adalah harga terakhir pada periode yang sama. Harga tertinggi dan terendah adalah titik ekstrem yang dicapai selama periode itu.
Badan bisa berwarna berbeda untuk menunjukkan arah. Satu warna menandakan penutupan lebih tinggi dari pembukaan. Warna lain menandakan penutupan lebih rendah dari pembukaan.
- Tertinggi · ujung sumbu atas
- Penutupan, lilin naik · tepi atas badan kosong
- Pembukaan, lilin naik · tepi bawah badan
- Terendah · ujung sumbu bawah
- Pembukaan, lilin turun · tepi atas badan penuh
- Penutupan, lilin turun · tepi bawah badan penuh
Lilin naik dan lilin turun
Lilin naik terjadi ketika harga penutupan lebih tinggi daripada harga pembukaan. Badannya biasanya berwarna terang atau hijau. Sumbu atas dan bawah tetap menunjukkan rentang harga selama periode.
Lilin turun terjadi ketika harga penutupan lebih rendah daripada harga pembukaan. Badannya biasanya berwarna gelap atau merah. arah turun ini mencerminkan tekanan jual selama periode tersebut.
Panjang badan menunjukkan seberapa besar selisih pembukaan dan penutupan. Badan panjang berarti pergerakan harga cukup besar. Badan pendek berarti pergerakan harga relatif kecil.
Membaca sumbu dan konteks
Sumbu atas yang panjang menunjukkan harga sempat naik tinggi lalu turun kembali. Sumbu bawah yang panjang menunjukkan harga sempat turun rendah lalu naik kembali. Sumbu pendek berarti harga tertinggi dan terendah dekat dengan badan.
Satu candlestick sebaiknya dibaca bersama lilin di sekitarnya. Pola beberapa lilin memberi gambaran yang lebih utuh daripada satu lilin saja. Perhatikan juga posisi harga terhadap area support dan resistance.
Volume dan indikator lain bisa membantu memahami kekuatan pergerakan. Namun, tidak ada satu pola yang selalu benar. Risiko kerugian selalu ada dalam trading.
Pemula sering menganggap satu lilin panjang sebagai kepastian arah berikutnya. Padahal satu lilin hanya menggambarkan satu periode dan bisa menyesatkan tanpa konteks lilin lain.
Kata bergaris titik-titik membuka penjelasannya di kamus.
Cek pemahaman
Jawab dalam kepala dulu, lalu buka jawabannya.
Apa yang ditunjukkan badan candlestick?
Apa arti sumbu bawah yang panjang?
JawabanHarga sempat turun cukup rendah lalu naik kembali sebelum periode berakhir. Sumbu bawah menandai harga terendah yang dicapai.
Anatomi grafik: lilin, volume, level
Grafik contoh tanpa skala harga: yang dipelajari bentuknya, bukan angkanya. Satu lilin sama dengan satu hari.
- Sumbuharga sempat ke sana, tetapi tidak bertahan
- Badan lilinjarak buka–tutup dalam satu hari
- Volumeberapa banyak diperdagangkan hari itu; batang gelap = hari ramai
- Resistanceharga beberapa kali berhenti naik di garis ini
- Penutupan terakhirlilin paling kanan adalah hari terakhir
- Supportharga beberapa kali berhenti turun di garis ini